Mungkin pada sepasang matanya yang hening yang selalu menjeling tajam atau yang kadangkala malu-malu memberikan kerlingan manja. Boleh jadi pada bibir yang tidak jemu-jemu menyerlahkan senyuman manis atau yang sekali-kali memberikan kucupan mesra di dahi ibu, ayah, suami dan anak-anaknya, atau mungkin juga pada hilai tawanya yang gemersik dan dan suara manjanya yang boleh melembut sekaligus melembutkan perasaan, sejuta perkataan belum cukup untuk mendefinasikan tentang keindahan wanita.
Kitalah wanita itu, panjatkan kesyukuran kepada Tuhan kerana menjadikan kita wanita dan memberikan keindahan itu. Namun betapapun dijaga, dipelihara, di belai dan ditatap dihadapan cermin saban waktu, tiba masanya segalanya akan pergi jua, wajah akan suram...mata akan kelam...satu saja tidak akan di makan usia, sifat wanita yang dipupuk dengan keimanan....
Manusia yang selalu berubah ialah kaum wanita, sebab jiwanya lemah, fikirannya cetek, sebab itulah sikapnya selalu mengecewakan, (kecuali wanita beriman)


:)
ReplyDeletebest kan? heee
ReplyDelete